Laman

Selasa, 05 Januari 2016

Era Generasi Mikroprosessor



Era genesai Mikroprosesor berdasarkan tahun perkembangan dan pembuatan-nya dapat digambarkan sebagai berikut:
            1971 : 4004 Mikroprosesor
Pada tahun 1971 perusahaan Intel untuk pertama kalinya memproduksi mikroprosesor yang diberi serial mikroprosesor 4004, aplikasi dari mikroprosesor tersebut digunakan pada sebuah kalkulator. Pada tahun inilah merupakan tonggak awal perkembangan mikroprosesor, yaitu mulai berkembangnya baik secara hardware maupun software.
            1972 : 8008 Mikroprosesor
Pada tahun berikutnya yaitu tahun 1972 mikroprosesor dengan tipe mikro-prosesor 8008, dan mikroprosesor ini dikenal dengan keluarga 80xx yang memiliki teknologi arsitektur lebih baik dan kemampuan lebih dibanding mikroprosesor sebelumnya.
          
  1974 : 8080 Mikroprosesor
Siemens ambil bagian dalam memproduksi Mikroprosesor tipe ini yaitu dengan serial SAB-nya, bahkan juga mengeluarkan produk trainer dengan nama Sitrain. Bersamaan mikroprosesor inilah diproduksi oleh Zilog Mikroprosesor dengan seri Z80, dan keduanya menjadi CPU dalam sistem komputer. Beberapa pabrik komputer diantaranya commodore, radioshack, apple, siclair dan bebrapa pabrik lainnya.
            1978 : 8086-8088 Mikroprosesor
Pada masa ini IBM mulai memproduksi komputer menggunakan Mikroprosesor 8086-8088 dengan co-prosesor 8087 (tipe XT), sebuah era perkembangan luar biasa saat itu karena rancangan komputer adalah komputer personal. Dengan munculnya komputer pribadi buatan IBM penjualan komputer makin diminati baik kalangan perkantoran, bisnis dan pribadi. Saat itu IBM menjadi terkenal dan memiliki peluang bisnis yang luar biasa, saat itu pula IBM membntuk tim training komputer bersama penjualan produknya.
            1982 : 80286 Microprocessor
Tipe AT dengan Mikroprosesor 80286 dengan co_prosesor 287 diproduksi Intel 286 dengan sistem operasi DOS, dilengkapi dengan sistem harddisk dan mulai dikembangkannya sistem operasi windows oleh Microsoft. Pada era inilah banyak bermunculan software komputer dan memberikan dominasi sehingga perkembangan hardware harus mampu mengejar kebutuhan software.
            1985 : Intel 80386™ Mikroprosesor
Sebuah prosesor Intel 80386 mulai digunakan dalam sistem komputer, prosesor ini dibangun dengan memanfaatkan sejumlah 275.000 transistor. Artinya dari sisi teknologi sudah lebih maju, karena penggunaan transistor dalam chip IC jauh lebih sedikit yaitu kurang lebih 100 kali lipat dibandingkan dengan Mikroprosesor 4004, pada generasi ini sudah berkembang sistem operasi windows yang dilengkapi sistem jaringan.
            1989 : Intel 80486 DX CPU Mikroprosesor
Mikroprosesor ini memiliki kecepatan clock yang jauh lebih baik dibanding generasi sebelumnya, di sisi lain Windows memunculkan fasilitas sistem jaringan dengan servernya dan demikian juga Novel menjadi sistem jaringan yang digunakan hampir dipelosok dunia. Banyak kemudahan pemakaian berbagai aplikasi, muncul istilah “what’s you see, what’s you get” bahkan dengan adanya sistem mouse operasi aplikasi menjadi mudah dengan adanya fasilitas klik dan scroll. Dengan adanya co-prosesor yang semakib canggih fungsi matematika yang berane ragam rumus komplek dapat dilakukan, hal ini sangat meringankan dan memperkecil beban kerja pada processor.
           
            1993 : Intel® Pentium® Processor
Mikroprosesor generasi yang dilengkapi dengan fasilitas multimedia sehingga mampu menangani berbagai jenis data seperti vois, bunyi, tulisan tangan, dan image.
            1995 : Intel® Pentium® Pro Processor
Mikroprosesor sebagai perkembangan dari Intel® Pentium® Processor, fokus perkembangan adalah pada aplikasi server dan workstation. Pada era ini sistem jaringan sudah menjadi syarat perlu keberadaannya, yang diterapkan pada dunia bisnis untuk memproses data secara cepat, Mikroprosesor ini merupakan generasi yang luar biasa karena semua sektor mulai menggunakannya, mulai dari sistem bisnis sampai dunia pendidikan.
            1997 : Intel® Pentium® II Processo
Mikroprosesor Pentium II merupakan Mikroprosesor yang fokus pada pengembangan multimedia, yaitu dengan Intel MMX yang dirancang khusus untuk mengolah data video, audio, dan grafik. Sekitar 7 juta transistor digunakan untuk tipe Mikroprosesor ini, yang terintegrasi di dalamnya dengan Mikroprosesor disamping kemampuan tinggi dalam mengolah berbagai data dikembangkan pula untuk aplikasi internet.
            1998 : Intel® Pentium II Xeon® Processor
Mikroprosesor yang dibuat untuk kebutuhan pada aplikasi server, segmen pasar yang dibidik adalah sektor bisnis yang lebih luas dengan kemampuan daya simpan data tinggi. Deangan berbasis pada Mikroprosesor inilah Intel dapat mencapai segmen pasar tertentu, sesuai dengan visinya yaitu memenuhi dan memberikan sebuah Mikroprosesor khusus.
            1999 : Intel® Celeron® Processor
Mikroprosesor Intel Celeron merupakan Mikroprosesor yang memiliki kemampuan terbatas, ditujukan untuk kalangan pengguna yang tidak terlalu membutuhkan kinerja Mikroprosesor dengan kecepatan tinggi. Pemikiran sebuah komputer dengan harga murah dan dengan kemampuan cukup baik, merupakan strategi penjualan dalam bisnis komputer.
Perkembangan pengguna komputer untuk memenuhi kebutuhan hidupnya makin terasa, banyak dunia industri yang ingin membangun sebuah sistem komputer dengan kemampuan biaya yang tidak terlalu besar.
Dari segi rancangan arsitektur Mikroprosesor Intel Celeron ini memiliki bentuk yang mirip sama dengan Mikroprosesor Intel Pentium, kemampuan instruksi terbatas, L2 cache-nya lebih kecil, kecepatan clock yang lebih lambat, akan tetapi dengan harga terjangkau artinya harga yang jauh lebih murah dibanding Mikroprosesor Intel jenis Pentium. Dengan Mikroprosesor Celeron sektor pasar tertentu dapat dimasuki, disini bisnis komputer benar-benar menjadi pertimbangan sebagai sektor yang jumlah pengguna lebih banyak.
            1999 : Mikroprosesor Intel® Pentium® III
Mikroprosesor Pentium III merupakan Mikroprosesor yang memiliki jumlah 70 instruksi baru lebih banyak, yang dikembangkan untuk mendukung dan memperkaya kemampuan audio streaming, pengolahan citra, aplikasi tiga dimensi, dan mendukung perkembangan dunia video serta pengenalan suara.
            1999 : Mikroprosesor Intel® Pentium® III Xeon®
Tren baru dengan membuat peningkatan kemampuan produk, Intel kembali berupaya konsentrasi pada pangsa pasar untuk server dan workstation. Untuk itu Intel memasarkan seri Xeon jenis Pentium III dengan kemampuan instruksi SIMD sejumalah 70 perintah. Mikroprosesor ini memiliki kemampuan kecepatan transfortasi informasi yang tinggi melalui sistem bus ke processor, artinya kecepatan proses pada sistem komputer menjadi meningkat secara signifikan.

            2000 : Mikroprosesor Intel® Pentium® IV
Mikroprosesor Pentium IV merupakan produk Intel, dimana kecepatan prosesnya mampu bekerja pada kecepatan hingga 3.06 GHz. Runtutan produk pertama kali keluar Mikroprosesor berkecepatan 1.5 GHz dengan konfigurasi pin 423, kemudian dikembangkan dengan konfigurasi 478. Mikroprosesor ini dikembangkan mulai dengan processor Intel Pentium IV berkecepatan 1.3 GHz, dan dikembangkan terus dengan kecepatan hingga 3.4 GHz.
            2001 : Mikroprosesor Intel® Itanium®
Mikroprosesor jenis Itanium merupakan Mikroprosesor pertama berbasis 64 bit, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar akan server dan workstation atau pemakai khusu. Terdapat perubahan besar pada Mikroprosesor ini, karena dibangun dengan arsitektur baru yang benar-benar berbeda dari generasi sebelumnya. Teknologi yang digunakan didasarkan pada rancangan teknologi EPIC yaitu Intel’s Explicitly Parallel Instruction Computing. Selanjutnya Mikroprosesor ini dikembangkan dengan seri Itanium II adalah generasi kedua dari keluarga Itanium pada tahun berikutnya.
            2003 : Mikroprosesor Intel® Pentium® M
Berbasis pada komputer mobil, artinya ringan dan mudah dibawa kemana saja sesuai kebutuhan pengguna, Intel® PRO/WIRELESS 2100 dengan komponen Intel® Centrino™ dipakai sebagai teknologi untuk memenuhi pasar ini. Berarti Intel Centrino dibuat sebagai sebuah komputer yang mudah dibawa kemana-mana untuk memenuhi kebutuhan pasar yang semakin luas.
            2004 : Mikroprosesor Intel E7520/E7320 Chipsets
Mikroprosesor ini merupakan dual processor dengan konfigurasi 800MHz FSB, DDR2 400 memory, and PCI Express peripheral interfaces.
            2005 : Mikroprosesor Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
Sebuah Mikroprosesor yang ditujukan untuk pasar tertentu, Mikroprosesor ini menggunakan konfigurasi 3.73GHz frequency, 1.066GHz FSB, EM64T, 2MB L2 cache.
            2005 : Mikroprosesor Intel Pentium D 820/830/840
Mikroprosesor 64 bit lahir dengan sebutan dual core, yang di dalamnya menggunakan 2 buah core, konfigurasi 1MB L2 cache pada tiap core, 800MHz FSB, dengan clock frekuensi 2.8GHz, 3.0GHz, dan 3.2GHz, HyperThreading.
            2006 : Mikroprosesor Intel Core 2 Quad Q6600
Mikroprosesor tipe desktop memiliki 2 buah core dengan konfigurasi 2.4GHz dengan 8MB L2 cache, 1.06GHz thermal design power ( TDP ).
            2006 : Mikroprosesor Intel Quad-core Xeon X3210/X3220
Mikroprosesor tipe server dan memiliki 2 buah core dengan konfigurasi sistem clock 2.13 dan 2.4GHz, 8MB L2 cache 1.06GHz Front-side bus, dan thermal design power (TDP).

2 komentar:

  1. itanium sama pentium apakah sama kk?

    BalasHapus
  2. 1xbet korean - Legit
    With the popularity of soccer and casino, we will help 1xbet korean you make the most of your money with the no deposit 카지노사이트 bonus septcasino of 1xbet korean. It's also worth

    BalasHapus